I don't own any of these images...I just found them on the web. If you see a photo of yours that you would like removed, please let me know.


5 Desain Meja Makan Multifungsi yang Unik dan Menarik

Desain Meja Makan Multifungsi yang Unik dan Menarik

Meja makan tentu menjadi salah satu tempat bagi semua anggota keluarga untuk dapat berkumpul.

Untuk membuat meja makan di rumah menjadi terlihat unik dan menarik, Anda dapat membuatnya menjadi multifungsi. Bagaimana caranya?

Yuk, simak beberapa desain meja makan berikut ini :


1. Meja Bundar Ajaib

Meja Bundar Ajaib

Siapa sangka meja bundar yang terbuat dari kayu ini dapat memperbesar diri.

Ya, meja dengan desain yang cukup tebal ini ternyata menyimpan potongan - potongan papan kayu.

Nantinya potongan ini akan membentuk sebuah bundaran yang ukurannya lebih besar, dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir ketika mengajak sanak saudara atau teman makan bersama di rumah.




2. Meja Makan Tersembunyi

Meja Makan Tersembunyi

Meja makan ini dapat diaplikasikan di rumah yang tidak memiliki ruang yang cukup luas.

Mengapa?

Meja ini dapat disiasati dengan cara disembunyikan di dinding.

Apabila akan menggunakan meja makan, Anda cukup membukanya dan jika sudah selesai, maka cukup ditempelkan kembali pada dinding.

Dengan menggunakan meja ini, maka Anda akan memiliki ruang yang cukup besar di rumah.




3. Meja Makan Billiard

Meja Makan Billiard

Anda menyukai billiard namun tidak ada ruang di rumah?

Tenang saja, Anda dapat menyiasati meja makan yang menyatu dengan meja billiard.

Dengan memiliki meja seperti gambar di atas, Anda cukup menarik bagian atas meja untuk dapat memainkan billiard.

Dengan kata lain, Anda menyembunyikan meja billiard di bawah meja makan yang ada di rumah.

Menyenangkan bukan?




4. Meja Makan Lipat

Meja Makan Lipat

Nah, untuk meja makan yang satu ini tergolong sangat unik lho...

Coba saja Anda lihat dari bentuknya, siapa sangka kalau balok sederhana ini adalah meja makan?

Ya, balok sederhana ini akan berubah menjadi meja makan ketika Anda membuka bagian atasnya.

Di dalam balok ini, akan terdapat beberapa kursi kecil yang dapat digunakan sebagai kursi dari meja makan.




5. Meja Makan Geser

Meja Makan Geser

Sama seperti meja makan yang sebelumnya, meja yang satu ini juga terbuat dari kayu.

Uniknya, meja ini pada awalnya akan terlihat seperti meja makan biasa yang memuat empat orang saja, Namun meja ini dapat diubah menjadi lebih panjang dari ukuran aslinya.

Caranya? Cukup geser sisi dari meja makan ini dan menariknya, Anda akan mendapatkan meja makan dengan ukuran yang lebih panjang.

Dengan demikian, Anda dapat mengundang banyak orang untuk makan bersama di rumah.



Source : Pamella Fricylia

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Debu di Rumah

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Debu di Rumah

Debu merupakan salah satu partikel membandel yang ada di mana pun, termasuk di semua sudut rumah.

Oleh sebab itu, seringkali kita membersihkan seluruh sudut yang ada di rumah.

Namun tahukah Anda? Ternyata beberapa cara kita saat membersihkan debu merupakan cara yang tidak efektif.

Nah untuk menghindari kesalahan tersebut, berikut penjelasan mengenai hal yang perlu dihindari ketika membersihkan rumah dari debu :



1. Penggunaan Kemoceng

Penggunaan Kemoceng

Saat membersihkan debu, tentu Anda langsung berpikir untuk menggunakan kemoceng bukan?

Namun, penggunaan kemoceng merupakan cara yang salah dan perlu dihindari.

Membersihkan debu menggunakan kemoceng ternyata tidak efektif karena debu tidak akan benar - benar hilang, bahkan akan menempel pada barang yang ada di sekitarnya.

Sebaiknya, Anda menggunakan lap basah karena debu akan efektif menempel pada lap.



2. Menjemur Kasur

JEMUR KASUR DI MOBIL

Kebanyakan dari Anda tentunya sering menjemur kasur dengan tujuan menghilangkan lembab atau sebagai cara untuk menghilangkan debu.

Bahkan ketika kasur dijemur, seringkali kasur tersebut dipukul-pukul agar debunya hilang.

Namun tahukah Anda? menjemur sambil memukul kasur adalah hal yang sia - sia untuk menghilangkan debu.

Mengapa? Dengan memukul - mukul kasur, debu memang akan beterbangan namun akan menempel kembali pada kasur.

Sebaiknya, Anda menggunakan mesin penyedot debu untuk menghilangkan debu yang menempel pada kasur.




3. Membersihkan Kaca

Membersihkan Kaca

Kini sudah banyak orang yang membersihkan kaca menggunakan cairan pembersih kaca.

Ternyata penggunaan pembersih kaca juga perlu diperhatikan lho Urbanites.

Sinar matahari ternyata dapat membuat cairan pembersih kaca jadi lebih cepat mengering, sehingga akan menimbulkan garis pada kaca.

Untuk itu, sebaiknya Anda membersihkan kaca di rumah pada sore hari, malam hari, atau ketika langit mendung.

Agar kaca tetap terjaga, gunakanlah karet pembersih kaca yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran kaca.




4. Penggunaan Cairan Pembersih

Penggunaan Cairan Pembersih

Cairan pembersih biasanya digunakan untuk membersihkan debu yang menempel pada perabot yang ada di rumah.

Perlu diperhatikan cairan pembersih ini tidak boleh terlalu sering digunakan.

Tidak hanya itu, cara menggunakannya pun perlu diperhatikan.

Jangan pernah menyemprotkan cairan pembersih langsung ke perabotan di rumah.

Cara yang tepat adalah dengan menyemprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, kemudian lap perabotan yang akan dibersihkan secara perlahan.




5. Vacuum Cleaner Lupa Dibersihkan

Vacuum Cleaner Lupa Dibersihkan

Kebersihan vacuum cleaner juga sangat penting untuk diperhatikan lho...

Bersihkanlah filter vacuum cleaner untuk mencegah terjadinya mampet ketika digunakan.

Apabila vacuum cleaner mampet, maka mesin akan mengeluarkan debu yang tersisa. hal ini tentunya malah membuat ruangan menjadi lebih kotor.

Selain untuk menghindari keluarnya debu, membersihkan vacuum cleaner secara rutin pun dapat membuat mesin menjadi lebih awet.



Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda hindari ketika membersihkan debu di rumah. Semoga dengan adanya penjelasan di atas, Anda dapat membersihkan rumah dengan baik...


Tips Membuka Bisnis Kost

Tips Membuka Bisnis Kost

Bisnis rumah kost sedang banyak dilirik oleh banyak orang.

Hal ini karena menguntungkan, modal yang dikeluarkan juga minim.

Tidak sebesar membangun rumah kontrakan tapi pendapatan yang diperoleh jauh lebih besar.

Berikut ini adalah tips untuk memulai Bisnis Rumah Kost :


LOKASI

Pemilihan lokasi adalah hal penting untuk memulai sehgala jenis usaha loh.

Dari penentuan lokasi kita sudah bisa memprediksi siapa konsumen yang akan kita tuju. Sama halnya dengan kost-an jika rumah kost-an anda diperuntukan untuk mahasiswa pilihlah lokasi diamana dekat dengan Universitas-universitas.

Apabila konsumen yang dituju karyawan-karyawati, pilihlah lokasi yang dekat dengan pabrik-pabrik dan perusahaan-perusahaan.



KEAMANAN,KENYAMANAN DAN KEBERSIHAN

Salah satu faktor penting yang harus dijaga.

Persaingan tentu ada disetiap anda memulai usaha, untuk bisnis rumah kost sendiri persaingan terletak pada fasilitas yang ada di rumah kost anda.

Jika banyak rumah kost yang menawarkan fasilitas yang sama, hal lain yang dapat membedakan kost anda adalah jaminan keamanan & kebersihan tempat.

Anda dapat menawarkan sebagai salah satu keuntungan yang di dapat jika menyewa rumah kost anda.



HARGA

Yang terakhir. Penentuan harga adalah hal yang sulit dilakukan , mengapa?

Karena dalam hal ini banyak pertimbangan dalam melakukannya.

Untuk bisnis rumah kost harga dapat ditentukan dengan konsumen kost anda.

Jika mahasiswa tentu Anda usahakan menargetkan harga yang terjangkau dan tidak terlalu mahal.

Penentuan harga juga dipengaruhi oleh faktor strategis lokasi.

Apabila di kawasan perkantoran? harga yang ditarik jauh lebih besar dari harga untuk mahasiswa. Karena konsumen Anda karyawan ,asalkan fasilitas lengkap dan lebih baik.



LAYANAN TAMBAHAN

Layanan tambahan juga dapat dijadikan pertimbangan loh.

Dalam mempromosikan rumah kost anda, hal ini jadi priority konsumen saat memilih rumah kost.

Seperti wifi 24jam ,layanan laundry atau jasa katering (masak makanan).

Dengan layanan tambahan tersebut tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi rumah kost anda, Dan juga Anda bisa mendapat hasil tambahan.



FASILITAS

Faktor ini harus sangat-sangat diperhatikan, karena fasilitas dapat memengaruhi harga & kepuasan konsumen loh.

Contohnya, kamar AC ( pendingin udara ) harga tentunya lebih tinggi daripada hanya memakai kipas angin atau tanpa keduanya.

Pasalnya kamar AC akan lebih memancarkan kenyamanan. Adanya tempat tidur, meja belajar, almari pakaian dan kamar mandi dalam kamar turut menambah harga sewa yang lebih tinggi sekali karena adanya fasilitas bagi sang penyewa.



SELEKSI

Seleksi dalam memilih orang baru yang akan menyewa kamar kost Anda.

Jangan sepelehkan hal kecil ini, ini sangatlah penting. Jangan sampai orang dengan latar belakang yang tidak baik menjadi penghuni kamar kost anda. 

Misalnya, Pemabuk , exs Nara pidana dll, untuk itu penyeleksian seperti menayakan informasi dasar dari calon penyewa seperti interview ringan/halus sangat penting untuk memperoleh informasi seperti yang anda ingin.

Source : URBANINDO

Empat Trik Jitu Hemat Listrik di Rumah

Empat Trik Jitu Hemat Listrik di Rumah

Tagihan listrik merupakan salah satu jenis pengeluaran terbesar yang dibayar oleh pemilik rumah. Apalagi, tarif dasar listrik (TDL) terus mengalami kenaikan setiap tahun.

Membengkaknya tagihan listrik bulanan bisa diantisipasi dengan melakukan beberapa cara. Berikut ini empat trik jitu untuk menghemat konsumsi listrik di rumah.


Gunakan Lampu Hemat Energi

Konsumsi energi lampu terbilang kecil dibandingkan dengan produk elektronik lain. Tapi bila tidak jeli, penggunaan listrik dari lampu bisa membengkak lantaran banyaknya jumlah titik lampu di dalam satu rumah. Salah satu solusi menekan konsumsi listrik adalah mengganti neon biasa dengan lampu hemat energi.

Ada tiga jenis lampu yang bisa Anda pilih, yaitu Energy Saving Incandescent, Compact Flourescent Lamp (CFL), dan Light Emitting Diode (LED). Ketiga lampu tersebut dipercaya bisa menghemat listrik 25-80 persen.


Pilih Daya Sesuai Kebutuhan

Ada berbagai jenis alat elektronik yang dijual di pasaran. Selain melihat fungsi dan tampilan, jangan lupa untuk mengecek daya listrik yang dikonsumsi. Produk perabotan memasak, misalnya rice cooker, biasanya berdaya 200-300 watt. Sementara itu, televisi dan produk audio visual lain rata-rata menghabiskan listrik sekitar 100-150 watt.

Adapun konsumsi listrik untuk produk seperti oven listrik, microwave, dan AC di atas 500 watt. Perlu diingat, semakin besar daya yang dibutuhkan untuk menyalakan perabot, maka makin besar juga tagihan listrik yang harus Anda bayar.


Ubah Kebiasaan

Mahal atau tidaknya tagihan listrik yang harus dibayar bukan hanya bergantung pada jenis lampu atau perabot yang digunakan, tetapi gaya hidup penghuni rumah. Secara tak sadar, banyak di antara kita yang lupa untuk mencabut kabel charger handphone atau laptop meski baterai sudah terisi penuh.

Walaupun tak terserap secara signifikan, arus listrik tetap tersedot. Karena itu, jangan lupa mematikan semua perangkat termasuk mencabut kabel dari stop kontak setiap selesai menggunakan peranti elektronik.


Desain Rumah Tropis

Selain memilih produk tepat dan mengubah gaya hidup, solusi alternatif untuk menekan tagihan listrik adalah membangun rumah ramah energi. Salah satu caranya adalah membuat desain rumah tropis.

Karakteristik hunian tropis identik dengan banyaknya bukaan di berbagai sudut sehingga sirkulasi udara dan cahaya menjadi baik. Alhasil, pemilik rumah tak perlu menyalakan banyak lampu dan pendingin ruang untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Source : OLX

Pajak Yang Dibayarkan dalam Proses Jual – Beli Properti

Pajak Yang Dibayarkan dalam Proses Jual – Beli Properti


Berikut adalah beberapa pajak yang harus dibayarkan :


1. Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB )

Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) adalah pajak yang dipungut atas tanah dan bangunan karena adanya keuntungan dan/atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik bagi orang atau badan yang memiliki hak kepemilikan atau mendapat manfaat atas keberadaan tanah dan bangunan tersebut.

Dasar perhitungan pajak dalam PBB adalah Nilai Jual Objek Pajak ( NJOP ) yang ditentukan berdasarkan harga pasar per wilayah dan ditetapkan setiap tahun oleh menteri keuangan.

Tagihan PBB akan dikeluarkan oleh pemerintah setiap tahun di bulan Maret melalui aparat desa setempat dalam bentuk Surat Pemberitahuan Pajak Terutang ( SPPT ).

Dalam SPPT tercantum nama wajib pajak dan besar pajak yang harus dibayarkan beserta rincian perhitungan. Waktu pembayaran PBB paling lambat dilakukan 6 ( Enam ) bulan setelah SPPT diterbitkan, apabila sampai batas waktu yang ditetapkan belum dibayar, maka akan dikenakan denda 2% per bulan hingga maksimal 24 bulan.

Sebelum Anda membeli properti, ada baiknya cek pembayaran PBB pada terjadinya jual beli telah dibayarkan atau belum. Pembayaran PBB biasanya dibebankan kepada penjual, artinya sebelum dilakukan proses jual – beli, penjual harus melunasi pembayaran atas PBB.



2. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan ( BPHTB )

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan ( BPHTB ) adalah pungutan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan.

Perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan adalah kegiatan hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas kepemilikan hak atas tanah dan/atau bangunan oleh perorangan maupun oleh badan.

Dasar pengenaan atas bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dari nilai perolehan obyek pajak dengan tarif sebesar 5% dari nilai perolehan obyek pajak. BPHTB ini dibayarkan oleh pembeli.



3. Pajak Penghasilan ( PPh )

Pajak penghasilan ( PPh ) adalah pajak yag dibebankan pada penghasilan perorangan, perusahaan atau badan hukum lainnya. Dalam jual – beli properti, pajak ini dibebankan kepada pihak penjual properti dengan nilai pembayaran 5% dari nilai transaksi jual – beli yang dilakukan.



4. Pajak Pertambahan Nilai ( PPN )

Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ) merupakan pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang dan jasa.

Pada proses jual – beli properti PPN akan dibebankan kepada pihak pembeli properti dan hanya dikenakan 1x ( Satu kali ) saat membeli properti baru baik dari pihak developer maupun perorangan.

Properti yang dikenai PPN adalah properti dengan nilai transaksi diatas Rp. 36 juta rupiah. Apabila pembelian properti dilakukan dari developer, untuk pembayaran dan pelaporan dilakukan melalui pihak developer.

Apabila pembelian properti dilakukan dari perorangan, maka pembayaran dilakukan sendiri oleh pihak pembeli setelah transaksi selesai dilakukan selambat – lambatnya tanggal 15 pada bulan berikutnya dan dilaporkan kepada kantor pajak setempat selambat – lambatnya  tanggal 20 pada bulan berikutnya.

Nilai PPN dihitung 10% dari nilai transaksi jual – beli yang terjadi.



5. Bea Balik Nama ( BBN )

Bea Balik Nama ( BBN ) dikenakan kepada pihak pembeli dalam proses balik nama sertifikat atas properti yang dijual – belikan.

Biasanya untuk properti yang dibeli dari pihak developer, pajak BBN akan diurus oleh pihak developer dan pembeli tinggal melakukan pembayaran.

Namun, apabila pembelian properti dilakukan dari pihak perorangan, pajak BBN diurus sendiri oleh pihak pembeli atau bisa diurus melalui notaris yang membuatkan akta jual – beli.

Besarnya pajak BBN akan berbeda – bea di setiap wilayah, namun secara garis besar nilai rata – rata pajak BBN adalah 2% dari nilai transaksi jual – beli.



6. Pajak penjualan Barang Mewah ( PPnBM )

Pajak penjualan Barang Mewah ( PPnBM ) hanya dikenakan kepada pihak pembeli properti yang membeli tanah atau bangunan yang memenuhi kriteria sebagai barang mewah.

Properti yang masuk dalam kategori barang mewah adalah properti dengan luas bangunan lebih dari 150 m2 atau harga jual bangunan lebih dari Rp. 4 Juta / m2. Nilai PPnBM yang harus dibayarkan adalah 20% dari harga jual properti dan dibayarkan pada saat transaksi.

PPnBM ini tidak berlaku untuk transaksi pembelian properti dari pihak perorangan.

Untuk besarnya nilai pajak akan berbeda setiap daerahnya. Untuk pembayaran pajak – pajak yang terjadi dalam proeses transaksi jual – beli properti dapat dilakukan secara perorangan atau menggunakan jasa notaris.


Source :  URBANINDO


7 Perbedaan KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

7 Perbedaan KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

Kredit Pemilikan Rumah ( KPR ) bukanlah hal yang asing karena sebagian besar orang Indonesia menggunakan layanan ini untuk dapat membeli sebuah rumah.

Kini layanan KPR bisa digunakan untuk membeli rumah baru maupun rumah bekas. Untuk bisa menentukan pilihan KPR rumah baru atau rumah bekas, Anda harus mengetahui dengan jelas mengenai keuntungan dan kerugian dari kedua tipe rumah tersebut.

Ingin tahu apa saja? Berikut perbedaan yang perlu Anda ketahui sebelum menentukan KPR rumah baru dan rumah bekas :


1. Harga

Harga KPR rumah baru biasanya lebih mahal karena kondisi rumah masih bagus dan belum pernah ditempati oleh siapapun.

Untuk KPR rumah bekas tentu harganya akan lebih murah jika dibandingkan dengan KPR rumah baru karena kualitasnya pun tidak sebagus KPR rumah baru.

Namun jika membeli rumah bekas, Anda bisa mendapatkan rumah yang lebih luas dengan mengeluarkan dana kredit dengan jumlah yang sama dengan membeli rumah baru.


2. Keamanan

KPR rumah baru biasanya berupa cluster dan ini cukup menguntungkan karena memiliki satu gerbang utama dan ada petugas keamanan 24 jam.

Sistem cluster juga membuat kendaraan yang melewati bagian depan rumah menjadi terbatas dan tidak padat.

Sama halnya dengan KPR rumah baru, lingkungan KPR rumah bekas pun memiliki petugas keamanan yang menjaga selama 24 jam.

Bahkan dengan membeli rumah bekas, biasanya di lingkungan tersebut sudah terbentuk sistem keamanan lingkungan ( siskamling ) warga.


3. Fasilitas Rumah

Saat mutuskan KPR rumah baru, Anda harus benar-benar memastikan apakah fasilitas pendukung seperti saluran air, jaringan listrik, dan sambungan telepon akan diurus oleh pengembang atau tidak.

Berbeda halnya dengan KPR rumah bekas, Anda tidak perlu repot lagi memasang jaringan listrik, saluran air, dan sambungan telepon. Anda cukup melengkapi bagian rumah dengan perabotan yang diperlukan.

Untuk mendapatkan sertifikat rumah pun Anda tidak perlu menunggu waktu lama karena cukup melakukan balik nama dari nama pemilik lama ke nama Anda.


4. Fasilitas Lingkungan

Ketika memutuskan KPR rumah baru, besar kemungkinan Anda belum memiliki tetangga atau bahkan rumah tersebut belum selesai dibangun.

Lingkungan di sekitar rumah pun belum terbentuk sehingga fasilitas belum lengkap atau bahkan belum ada.

Berbeda halnya dengan KPR rumah bekas yang tentu telah memiliki fasilitas lingkungan lengkap. Di sekitar rumah biasanya sudah terdapat fasilitas umum, seperti taman, sarana ibadah, atau sarana berolahraga.


5. Desain Rumah

Desain KPR rumah baru tentu akan mengikuti desain rumah yang modern, sehingga Anda akan memiliki rumah dengan desain terbaru.

Namun untuk KPR rumah bekas, desainnya tentu akan lebih ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan desain KPR rumah baru.

Hal ini disebabkan rumah lama dibangun dengan berpatokan pada desain ketika itu.

Namun jika niat mencari, Anda bisa saja mendapatkan KPR rumah bekas dengan desain terbaru.


6. Garansi

Dengan KPR rumah baru, biasanya Anda akan mendapatkan garansi atau perlindungan.

Ini tentunya akan menguntungkan jika rumah mengalami kerusakan kecil maupun besar, seperti dinding retak atau bahkan hingga rumah roboh.

Jika hal tersebut dialami selama masa garansi belum habis, Anda cukup mengurus klaim tanpa harus mengeluarkan uang sedikitpun.

Namun jika Anda memutuskan KPR rumah bekas, Anda tidak akan mendapatkan garansi dalam bentuk apapun.


7. Dana Renovasi

Kualitas KPR rumah baru tentu masih sangat bagus sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk merenovasi rumah tersebut.

Namun jika KPR rumah bekas, Anda harus menyiapkan biaya untuk renovasi. Sebelum Anda tempati, KPR rumah bekas tentu sudah pernah ditempati oleh orang lain.

Hal ini tidak menutup kemungkinan adanya kerusakan di beberapa bagian rumah, baik kerusakan yang kecil maupun besar.



Source : URBANINDO

Hosting Gratis
Anda Perlu Pembiayaan Cepat atau Perlu Modal untuk Usaha

© 2015 Bukan Mimpi Properti. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks
Bio Hazard Sign